Mengetahui tipe belajar siswa membantu guru untuk dapat mendekati
semua atau hampir semua murid hanya dengan menyampaikan informasi dengan
gaya yang berbeda-beda yang disesuaikan dengan tipe belajar
siswa. Berikut beberapa tipe belajar siswa.
Sumber : http://juprimalino.blogspot.com/2012/01/hubungan-metologi-mengajar-dengan-tipe.html
- Tipe Belajar Visual
Bagi siswa bertipe visual, yang memegang peranan penting adalah
mata/penglihatan (visual). Dalam hal ini metode pengajaran yang
digunakan guru sebaiknya lebih banyak / dititikberatkan pada peragaan .
metode, ajak mereka ke objek-objek yang berkaitan dengan pelajaran
tersebut, atau dengan cara menunjukkan alat peraganya langsung pada
siswa atau menggunakannya di papan tulis.
Ciri-ciri tipe belajar visual.
– berbicara agak cepat
– mementingkan penampilan dalam berpakaian / presentasi.
– Tidak mudah terganggu oleh keributan
– Lebih suka membaca daripada dibacakan
– Pembaca cepat dan tekun
– Seringkali mengetahui apa yang harus dikatakan, tetapi tidak pandai memilih kata-kata
– Lebih suka melakukan demonstrasi daripada pidato
– Lebih suka musik daripada seni
– Mempunyai masalah untuk mengingat instruksi verbal
kecuali jika ditulis dan seringkali meminta bantuan orang untuk
mengulanginya.
– Mengingat dengan Asosiasi Visual
- Tipe Belajar Auditif
Siswa yang bertipe audif mengandalkan kesuksesan belajarnya
melalui telinga (alat pendengarannya). Untuk itu, guru sebaiknya harus
memperhatikan siswanya hingga ke alat pendengarannya. Karena akan
sia-sialah guru yang menerangkan kepada siswa tuli, walaupun guru
tersebut menerangkan dengan lantang, jelas dan intonasi yang tepat.
Ciri-ciri tipe belajar auditif:
– Saat bekerja suka bicara kepada diri sendiri
– Penampilan rapi
– Mudah terganggu oleh keributan
– Belajar dengan mendengarkan dan mengingat apa yang didiskusikan daripada yang dilihat
– Senang membaca dengan keras dan mendengarkan
– Menggerakkan bibir mereka dan mengucapkan tulisan di buku ketika membaca
– Biasanya ia pembicara yang fasih
– Lebih pandai mengeja dengan keras daripada menuliskannya.
– Lebih suka gurauan lisan daripada membaca komik
– Mempunyai masalah dengan pekerjaan-pekerjaan yang
melibatkan visual, seperti memotong bagian-bagian hingga sesuai satu
sama lain
– Berbicara dalam irama yang terpola
– Dapat mengulangi kembali dan menirukan nada, berirama, dan warna suara.
- Tipe Belajar Kinestetik
Siswa dengan bertipe belajar kinestetik belajarnya melalui gerak dan sentuhan.
Ciri tipe belajar kinestetik:
– Berbicara perlahan
– Penampilan rapi
– Tidak terlalu mudah tergagngu dengan situasi keributan
– Belajar melalui memanipulasi dan praktik
– Menghafal dengan cara berjalan dan melihat
– Menggunakan jari sebagai petunjuk ketika membaca
– Merasa kesulitan untuk menulis tetapi hebat dalam bercerita
– Menyukai buku-buku dan mereka mencerminkan aksi dengan gerakan tubuh saat membaca
– Menyukai permainan yang menyibukkan
– Tidak dapat mengingat geografi, kecuali jika mereka memeng pernah berada di tempat itu
– Menyentuh oarang untuk mendapatkan perhatian mereka
– Menggunakan kata-kata yang mengandung aksi
- Tipe Belajar Taktik
Taktik artinya rabaan atau sentuhan. Siswa seperti ini
penyerapan hasil pendidikannya melalui alat peraba, yaitu tangan atau
kulit
Contoh : mengatur ruangan ibadah, menentukan buah-buahan yang rusak (busuk).
- Tipe Belajar Olfaktoris
Keberhasilan siswa yang bertipe olfaktoris tergantung pada alat
indra pencium. Siswa tergantung pada alat indra pencium. Tipe siswa ini
akan sangat cepat menyesuaikan dirinya dengan suasana bau lingkungan.
Siswa tipe ini akan cocok apabila bekerja di laboratorium.
- Tipe Belajar Gustativa
Siswa yang bertipe gustative (kemampuan mencicipi) adalah
mereka yang mencirikan belajarnya lebih mengandalkan kecakapan lidah.
Mereka akan lebih cepat memahami apa yang dipelajarinya melalui indra
kecapnya.
- Tipe Belajar Kombinatif
Siswa bertipe kombinatif adalah siswa yang dapat dan mampu
mengikuti pelajaran dengan menggunakan lebih dari satu alat indra. Ia
dapat menerima pelajaran dengan mata dan telinga, sekaligus ketika
belajar.
Dikarenakan begitu beragamnya tipe belajar siswa, maka sebagai
pendidik hendaknya mengenali betul anak didiknya. Selain itu, pendidik
pun hendaknya memiliki berbagai metode mengajar agar siswa dapat
menerima atau mengerti apa yang disampaikan oleh gurunya dengan
seefektif dan seefisien mungkin.Sumber : http://juprimalino.blogspot.com/2012/01/hubungan-metologi-mengajar-dengan-tipe.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar