Ujian nasional jenjang SMP akan digelar 4-7 Mei. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan memastikan percetakan dan distribusi naskah ujian hingga ke kabupaten/kota berjalan sesuai prosedur.
Mendikbud mengatakan, dari hasil konferensi video yang dilakukan dengan
kepala dinas dan kepala Lembaga Peningkatan Mutu Pendidikan (LPMP)
seluruh Indonesia, hari ini (30/04/2015), diketahui persiapan UN jenjang
SMP berjalan lancar termasuk urusan logistik. Ia berpesan kepada semua
pihak untuk berkonsentrasi dan fokus dalam menjalankan ujian ini.
“Konsentrasi pada urusan kedisiplinan, karena masalah muncul bisa jadi
karena tidak menjalankan prosedur. Jika terjadi hal lain lakukan
komunikasi dengan cepat,” katanya pada konferensi pers di Kantor
Kemendikbud, Kamis (30/04/2015).
Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemendikbud,
Furqon, mengatakan, percetakan naskah ujian untuk jenjang SMP telah
selesai sejak 19 April lalu. Hingga hari ini, distribusi telah dilakukan
di 81 persen kabupaten/kota. Distribusi ini ditargetkan sampai ke rayon
pada 3 Mei, atau sehari sebelum pelaksanaan ujian.
Furqon mengatakan, khusus untuk lokasi yang tidak terjangkau dalam satu
atau dua jam dari ibu kota kabupaten/kota akan didistribusikan sehari
sebelumnya. Setidaknya ada 19 persen naskah yang ada di gudang provinsi
atau percetakan yang berada di daerah.
UN SMP juga akan dilakukan ujian berbasis komputer di sejumlah sekolah
yang telah menyatakan kesiapannya. Ujian CBT ini akan dilaksanakan dalam
tiga sesi setiap hari, yaitu pukul 7.30-9.30, 10.30-12.30, dan
14.00-16.00. Mata pelajaran yang akan diujikan adalah bahasa Indonesia,
matematika, bahasa Inggris, dan IPA. Sedangkan untuk Paket B, mata
pelajaran yang diujikan adalah bahasa Indonesia, kewarganegaraan,
matematika, IPS, bahasa Inggris, dan IPA.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar