Sabtu, 10 Januari 2015

CABANG-CABANG ILMU BAHASA

 Cabang atau tataran analisis bahasa meliputi: (i) fonologi (ilmu mengenai bunyi); (ii) morfologi (ilmu mengenai pembentukan kata); (iii) sintaksis (ilmu mengenai kalimat); dan (iv) semantik (ilmu mengenai makna). Masing-masing tataran analisis bahasa tersebut memilki satuan bahasa (satuan gramatikal) sebagai satuan yang dipakai sebagai dasar analisisnya.
            Fonologi memilki satuan bahasa yang berupa fonem; morfologi memilki satuan bahasa yang berupa morfem dan kata; sintaksis memilki satuan bahasa yang berupa frasa, klausa, dan kalimat. Kecuali tataran fonologi, semua tataran analisis bahasa itu selalu berhubungan dengan makna (semantik).

A.  Fonologi
            Chomsky dan Halle (1968) mengungkapkan bahwa fonologi adalah “piranti penafsir” yang menjembatani struktur luar (surface structure) dengan bentuk fonetisnya. Fonologi merupakan cabang atau tataran ilmu bahasa yang membicarakan mengenai bunyi dan fonem.

  Ruang Lingkup Fonologi
Secara sederhana, materi bidang fonologi dalam kajian ilmu bahasa dapat dirumuskan sebagai berikut:
1)      fonetik dan fonemik;
2)      pengenalan alat ucap;
3)      proses terjadinya bunyi bahasa atau mekanisme ujaran;
4)      klasifikasi bunyi: fonem vokal dan konsonan, fonem kluster dan diftong;
5)      unsur suprasegmental; dan
6)      silabel (suku kata).


B.  Morfologi
            Morfologi merupakan cabang atau tataran ilmu bahasa yang bersama-sama dengan sintaksis termasuk ke dalam gramatika atau tata bahasa. Morfologi berasal dari kata bahasa Inggris, yaitu kata morphology, yang berarti ilmu tentang morfem. Morfologi awalnya disebut sebagai morphemics, yang diambil dari bahasa Grieka. Istilah morfologi berpadanan dengan kata dalam bahasa Jerman, yakni formenlehre yang dalam bahasa Inggris berarti the study of form.
            Crystal (1992) mendefinisikan morfologi sebagai “the branch of grammar which studies the structure of words” (morfologi merupakan cabang gramatika/ tata bahasa yang mengkaji struktur kata).

  Ruang Lingkup Morfologi
            Ruang lingkup materi pembahasan morfologi meliputi hal-hal sebagai berikut:
1)      morfem dan cara mengidentifikasinya;
2)      morf dan alomorf;
3)      klasifikasi morfem; dan
4)      kata: hakikat, klasifikasi; serta cara pembentukannya;
a.  proses morfologis; dan
b.  morfofenemik.


C.  Sintaksis
          Istilah sintaksis secara langsung terampil dari bahasa Belanda syntaxis. Dalam bahasa Inggris digunakan istilah syntax. Pateda (1994), menyatakan bahwa sintaksis berasal dari kata Yunani (sun = “dengan” + tattein “menempatkan”). Jadi, kata sintaksis secara etimologis berarti menempatkan bersama-sama menjadi kelompok kata atau kalimat.

  Ruang Lingkup Sintaksis
            Ruang lingkup pembahasan sintaksis meliputi hal-hal sebagai berikut:
1)      alat sintaksis;
2)      satuan-satuan sintaksis;
3)      jenis dalam satuan-satuan sintaksis; dan
4)      analisis sintaksis.


D.  Semantik
            Kata semantik sebenarnya merupakan istilah teknis yang mengacu pada studi tentang makna (‘arti’, yang dalam bahasa Inggris disebut meaning). Istilah ini merupakan istilah baru dalam bahasa Inggris.
            Istilah semantik berpadanan dengan kata semantique dalam bahasa Prancis yang diserap dari bahasa Yunani dan diperkenalkan oleh M. Breal. Di dalam kedua istilah itu (semantics dan semantique), sebenarnya semantik belum tegas membahas makna sebagai objeknya sebab yang dibahas lebih banyak yang berhubungan dengan sejarahnya.
            Coseriu dan geckeler menyatakan bahwa sekurang-kurangnya ada tiga istilah yang berhubungan dengan semantik, yaitu: (i) linguistic semantics; (ii) the semantics of logicians;dan (iii) general semantics.
           
  Ruang Lingkup Semantik
            Objek semantik ialah makna. Sebagai sebuah disiplin ilmu, semantik memiliki ruang lingkup kajian sebagai berikut:
1)      pengertian semantik;
2)      jenis semantik;
3)      kedudukan semantik dalam semiotik;
4)      hubungan semantik dengan disiplin ilmu lain;
5)      pengertian makna;
6)      jenis-jenis makna;
7)      perubahan makna;
8)      hubungan makna dalam gaya bahasa, peribahasa, dan ungkapan;
9)      hal-hal yang berkait dengan relasi makna, seperti antonim, hiponim, homonim, polisemi, sinonim, dan medan makna; dan
10)  Cara menganalisis makna.

Paluta Tetapkan Kembali ke KTSP



Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Padang Lawas Utara menentukan sikap dan menetapkan semua sekolah harus kembali menggunakan Kurikulum 2006 atau KTSP, pada semester genap tahun pelajaran 2014-2015.

Hal tersebut ditegaskan Kepala Dinas Pendidikan Paluta H Juta Lubis melalui Kabid PMPTK Disdik Paluta H Makmur Daulay, SPd, MSi kepada Analisa, Kamis (8/1) di ruang kerjanya.

Menurut Makmur, kesepakatan itu tertuang dan telah disepakati dalam rapat kordinasi (rakor) yang diikuti kepala sekolah se-Paluta yang dilaksanakan di Aula Disdik Paluta, Jalan Lintas Gunungtua-Batutambun, Kamis (8/1).

Ketetapan itu atas dasar Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) No.160/2014.

Dalam Permendikbud itu disebutkan, bagi sekolah yang telah melaksanakan K-13 sejak semester pertama tahun pelajaran 2014-2015 atau satu semester, kembali menggunakan Kurikulum 2006 atau KTSP. Dengan begitu, mulai semester kedua tahun pelajaran 2014-2015 sampai ada ketentuan dari kementerian untuk melaksanakan K-13.Sekolah-sekolah tersebut pembelajarannya kembali menggunakan KTSP.

“Artinya, siswa kelas X di SMA/MA/SMK, kelas VII SMP yang baru satu semester laksanakan K-13 kembali ke KTSP. Dengan demikian ada dua semester dalam satu tahun pelajaran 2014-2015, semester perta K-13 dan kedua KTSP,” jelasnya sembari berharap kepada seluruh guru di wilayah Paluta tetap untuk proaktif dalam pelaksanaan pelatihan sampai ditetapkannya kurikulum 2013.

KTNA Paluta Gelar Rembug Paripurna, Besok


INFO TABAGSEL.com-Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), bakal menggelar rembug paripurna 2015-2020 di Kantor KTNA Paluta, Jalinsum Gunung Tua-Padangsidimpuan, Kilometer 3, Gunung Tua, Kecamatan Padang Bolak, Minggu (11/1).

Rembug paripurna dengan agenda pemilihan ketua KTNA Paluta periode 2015-2020 ini nantinya akan di mulai pukul 09.00 WIB, hadiri Ketua KTNA Propinsi Sumatera Utara Hj Tati Habib Siregar dan Sekretaris Amin Mukti Nasution SE.

Hal tersebut disampaikan Ketua panitia rembug paripurna Drs Samsuddin Siregar didampingi sekretaris Ahmad Musa Harahap, Jumat (9/1).

Samsuddin menyebutkan, Rembug paripurna ini merupakan ajang pemilihan ketua KTNA Paluta untuk priode 2015-2020.

Dalam rembug paripurna ini nantinya para calon ketua KTNA akan bersaing memperebutkan sebelas suara, yakni sembilan suara dari kelompok KTNA kecamatan, satu suara dari KTNA kabupaten dan satu suara dari KTNA Propinsi.

Terpisah Ketua KTNA Kabupaten Paluta Ginda Harahap meminta kepada pengurus agar turut serta mensukseskan acara rembug paripurna KTNA Paluta 2015-2020 ini.

Disinggung apakah dirinya akan mencalonkan diri kembali untuk maju menjadi calon ketua KTNA Paluta priode 2015-2020, ia belum bisa memastikannya. (Analisa)

SAHRUL MUBAROK BATUBARA

. BIODATA
Nama LengkapSAHRUL MUBAROK BATUBARA
Nama Asal
(sebelum Verval)
SAHRUL MUBAROK BATUBARA
J. KelaminLaki-laki
NIK1220041906830002
Pendidikan TerakhirS1

SONDANG BUTAR-BUTAR

BIODATA
Nama LengkapSONDANG BUTAR BUTAR
Nama Asal
(sebelum Verval)
SONDANG BUTAR-BUTAR
J. KelaminLaki-laki
NIK1220041502630001
Pendidikan TerakhirS1

RIAHTA BR TARIGAN

BIODATA
Nama LengkapRIAHTA BR TARIGAN
Nama Asal
(sebelum Verval)
RIAHTA BR TARIGAN
J. KelaminPerempuan
NIK1220044601630001
Pendidikan TerakhirD2

PATMI SETIARINI

BIODATA
Nama LengkapPATMI SETIA RINI
Nama Asal
(sebelum Verval)
PATMI SETIARINI
J. KelaminPerempuan
NIK12200469008860003
Pendidikan TerakhirS1

NURHAMIDAH SIREGAR

BIODATA
Nama LengkapNURHAMIDAH SIREGAR
Nama Asal
(sebelum Verval)
NURHAMIDAH SIREGAR
J. KelaminPerempuan
NIK1220045910680001
Pendidikan TerakhirD3

MARICE SIBURIAN

BIODATA
Nama LengkapMARICE SIBURIAN
Nama Asal
(sebelum Verval)
MARICE SIBURIAN
J. KelaminPerempuan
NIK1220046304610001
Pendidikan TerakhirD2

FLORA SIANTURI

BIODATA
Nama LengkapFLORA SIANTURI
Nama Asal
(sebelum Verval)
FLORA SIANTURI
J. KelaminPerempuan
NIK1220045203630004
Pendidikan TerakhirS1

FARDINAND

BIODATA
Nama LengkapFARDINAD
Nama Asal
(sebelum Verval)
FARDINAND
J. KelaminLaki-laki
NIK1220040302620002
Pendidikan TerakhirD2

SANDE RAJA

BIODATA
Nama LengkapSANDE RAJA
Nama Asal
(sebelum Verval)
SANDE RAJA
J. KelaminLaki-laki
NIK1220070711720001
Pendidikan TerakhirS1

EDWARD HALOMOAN HUTAPEA

BIODATA
Nama LengkapEDWARD HALOMOAN HUTAPEA
Nama Asal
(sebelum Verval)
EDWARD HALOMOAN HUTAPEA
J. KelaminLaki-laki
NIK1220042204600001
Pendidikan TerakhirD2

ASNA NAINGGOLAN

. BIODATA
Nama LengkapASNA NAINGGOLAN
Nama Asal
(sebelum Verval)
ASNA NAINGGOLAN
J. KelaminPerempuan
NIK1220045704640002
Pendidikan TerakhirD1

ARMIATI SIREGAR

 BIODATA
Nama LengkapARMIATI SIREGAR
Nama Asal
(sebelum Verval)
ARMIATI SIREGAR
J. KelaminPerempuan
NIK1220046908750002
Pendidikan TerakhirS1